Duration: 02:49

Ian Fahrenheit

by: Ian Fahrenheit

Published on 12 October 2018

Download MP3 or Video:

Description :

Beberapa kesimpulan terkait kondisi startup Indonesia pada Q1 2017.

Bila dibandingkan dengan tahun 2016 yang lalu, jumlah startup yang mendapat pendanaan selama kuartal pertama tahun ini tidak mengalami perubahan yang signifikan.

Sebagian besar pendanaan di kuartal pertama ini justru merupakan pendanaan seri A. Adapun untuk pendanaan seri B, hanya satu startup tanah air yang berhasil mendapatkannya, yaitu Sociolla.

Dari sisi vertikal, bisnis startup e-commerce dan fintech terus mendominasi di awal tahun ini. Para startup fintech pun seperti mendapat angin segar dengan kehadiran Central Capital Ventura (CCV) milik BCA, serta kian aktifnya Mandiri Capital Indonesia (MCI) milik Bank Mandiri, yang sama-sama mengincar investasi di bisnis tersebut.

Setelah mereka, ada bisnis game publishing dan media game, yang juga tengah naik daun. Uniknya, hampir seluruh dana untuk kedua bisnis tersebut bersumber dari satu investor, yaitu Discovery Nusantara Capital (DNC). Satu pendanaan lain yang diterima oleh Mojiken pun didapat dari Toge Productions, yang kemudian menjadi portofolio dari DNC.

Beberapa startup asal luar negeri yang beroperasi di Indonesia juga turut mendapat pendanaan di awal tahun ini. Mereka adalah KreditGoGo, Nearcircles, Ematic, HOOQ, serta Bigo Live.

[Sumber: Tech In Asia ID]

Comments :